Nuzul Quran Masjid Nurul Hakim Nambo, Amalkan Al-Quran Raih Kebahagiaan Sejati

0
270

BUTONNEWS. COM: BATAUGA—Masyarakat Dusun Nambo, Ladanga, Loji memperingati nuzul Quran 1444 hijriah di Masjid Nurul Hakim Nambotoowa, Desa Bangun, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, Minggu (9/4/2023) malam.

Mementum peringatan nuzul Quran  kali ini mengusung tema mengamalkan Al-Quran, Meraih kebahagiaan sejati.

Ketua Panitia La Arwahi mengatakan, peringatan dapat memperarat silaturahmi dan persatuan, ia meminta mengamalkan Al-Quran sehingga bisa meraih kebahagiaan sejati dunia maupun akhirat.

“Saya berharap agar dengan peringatan nuzul Quran ini bisa kita mengamalkan  seluruh nilai-nilai ajaran Al-Quran dalam kehidupan kita sehari-hari. Sehingga kita bisa meraih kebahagian dunia maupun akhirat, ” harapnya.

Kades Bangun Kaimuddin menyatakan, meski hujan mengguyur namun karena semangat persatuan kebersamaan jiwa para tamu undangan sehingga bisa meringankan langkah kaki menuju masjid.

Ini tak lepas dari semangat kebersamaan, persatuan dan kesatuan masyarakat yang dulu masih dalam satu desa. Dari Ndauli sampai Kangkele.

Ia berharap pelaksanaan nuzul Quran ini dapat mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Menjadikan Al-Quran sebagai landasan hidup, pegangan hidup.

Ia juga mengajak masyarakatnya untuk terus mengamalkan Al-Quran tiap hari. Meningkatkan iman dan takwa. Menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk dalam menjalani roda kehidupan sehari-hari.

“Marilah seluruh masyarakat selalu menjaga kekompakan kita sehingga bisa mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, ” ujarnya.

Pembawa hikwah Nuzul Quran, M Idha SAg menyatakan, turunnya Al-Quran ini tepat pada malam Lailatul Qadar pada bulan Ramadhan.

Ia mengingatkan kepada jamaah harus banyak bersyukur. Karena ada yang sudah mendahului meninggal , ada yang sakit. Ingin berpuasa namun tak bisa lagi. Makanya banyak bersyukur karena Ramadhan ini bulan penuh berkah, penuh ampunan dosa.

M Idha SAg

“Ada yang sudah mendahului kita, ada yang terbaring sakit. Mereka ingin beribadah normal seperti kita. Tapi meraka sudah tak bisa lagi, olehnya mari kita banyak bersyukur masih berjumpa dengan Ramadhan. Bulan penuh ampunan, mari banyak beramal soleh, mengumpulkan pahala, ” katanya.

Ia juga mengingatkan para jamaah nuzul Quran untuk tak meninggalkan ibadah sholat. Ia mengingatkan pula selalu mengingat kehidupan setelah saat ini. Masih ada kehidupan akhirat.

M Idha juga menyampaikan agar memanfaatkan kesempatan Ramadhan ini untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas nilai-nilai ibadah. Pun terus meningkatkan ibadah lain selain puasa di bulan Ramadhan.

Al-Quran sebagai pedoman dan petunjuk bagi manusia. Pembeda antara yang hak dan batil. Ia juga meminta jamaah nuzul Quran untuk mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Bacalah Al-Quran, karena dihari kiamat nanti akan menjadi syafaat dan penolongmu. Hadist Riwayat Bukhori dan Muslim, ” ujarnya.

“Pelajari dan amalkan Al-Quran ini dalam kehidupan sehari-hari juga kita ajarkan kepada anak-anak kita,” tambahnya.

Grub Qasida remaja

Peringatan nuzul Quran juga ini sebelumnya dirangkaikan dengan berbagai lomba diantaranya Lomba CCQ, ceramah, lomba Wudhu. Juga dipersembahkan qasida grub cilik, remaja, regu aquistik. (hfz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini