Desa Burangasi Tampil Memukau di Festival Budaya Bertaraf Internasional

0
2971
Delegasi Burangasi tampil memukau di Festival Budayaw di Makassar. Festival ini bertaraf internasional diikuti beberapa negara Asean. IST

BUTONNEWS. COM: MAKASSARSelama lima hari delegasi Indonesia, Desa Burangasi, Kecamatan Lapandewa, Kabupaten Buton Selatan, Provinai Sultra tampil memukau para pengunjung dalam Festival Budaya IV yang digelar di Benteng Roterdam, Kota Makassar dari tanggal 1-5 September 2023.

Festival Budayaw ini salah satu ajang bergengsi bertaraf internasional yang bertujuan untuk mempromosikan tradisi dan warisan kekayaan budaya negara-negara anggota East ASEAN Growth Area. Perwakilan negara Asean yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Filipina (BIMP EAGA).

Festival Budayaw ini pertama kali digelar di Filipina 2017, kemudian di Malaysia 2019, dan di Brunei Darussalam tahun 2021. Tahun ini Indonesia sebagai tuan rumah yang digelar di Kota Daeng, Makassar.

Kata Budayaw sendiri berasal dari kata dua kata yaitu budaya dalam bahasa Indonesia (Melayu) dan “dayaw” dalam bahasa Philipina yang berarti keindahan yang baik.
Dalam kegiatan ini terdapat beberapa kegiatan yaitu pameran, pagelaran seni, workshop, dan seminar internasional.

Terpilihnya Desa Burangasi sebagai satu-satunya desa di Indonesia dalam ajang tersebut berkat kerja keras dan prestasi-prestasi Desa Burangasi yang sudah diraih selama ini. Terutama sebagai penerima Anugerah Desa Budaya Kemendikbudristek tahun 2022. Bukan tanpa alasan Desa Burangasi terpilih mewakili desa di Indonesia.

“Sebenarnya ini adalah akumulasi dari kerja-kerja dan sinergitas semua pihak dalam merawat dan mengembangkan kebudayaan di Burangasi selama ini, yaitu lembaga adat, pemerintah desa, Komunitas Jelajah Budaya Burangasi, pemerintah daerah dan lainnya, ” jelas Darmani, S.Pd.,M.Sos selaku koordinator delegasi dan penggiat budaya.

Ia menambahkan, momentum ini harus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. Indonesia secara umum, bahwa merawat budaya di era modern ini sangatlah vital. Ternyata desa juga bisa berprestasi lewat jalan kebudayaan ini.

Perwakilan dari Desa Burangasi, Kecamatan Lapandewa berfoto bersama dalam ivent Festival Budayaw di Makassar. IST

Hal senada diungkapkan pendamping budaya desa, Fandri. Kata dia, tentunya Indonesia bangga bahwa kerja keras  selama ini ternyata dihargai. Selama 3 tahun terakhir Desa Burangasi dipercaya oleh Kemendikbudristek sebagai desa binaan Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Ia mengaku, peluang itu dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Desa Burangasi bahkan tahun ini juga Burangasi dipercaya terlibat dalam ivent kebudayaan terbesar di Indonesia yaitu “Pekan Kebudayaan Nasional 2023” bersama 3 desa lainnya di Indonesia.

Plh Kades Burangasi, Kurnia Djande mengatakan, keikutsertaan Desa Burangasi dalam Festival Budayaw ke-4 ini tentunya menjadi kebanggaan sendiri. Karena melalui kegiatan ini kebudayaan yang ada di Burangasi saat  tidak hanya dikenal di Indonesia tetapi juga negara luar.

“Ini kesempatan yang langka, kami bisa mempromosikan budaya kami, terutama produk-produk kerajinan dan UMKM yang ada di desa kami. Kami bisa juga bisa memperluas jejaring kami hingga luar negeri. Selama kegiatan kami banyak berkenalan dengan pelaku seni dan budaya dari 4 negara juga dari provinsi lain. Kami berdiskusi, saling bertukar nomor kontak dan saling berbagi souvenir,” jelas Kurnia Djande.

Dikatakan, diiven bertaraf Internasional itu pihaknya juga berkesempatan menampilkan kesenian daerah kami yaitu sare-sare dan alat musik tou-tou kolaborasi dengan musik Gambus, ini pengalaman yang mahal.

Dia berharap kegiatan serupa terus dilanjutkan dan semoga di ajang festival budayaw Ke-5 yang akan dilaksanakan di Philipina dua tahun mendatang, Burangasi bisa kembali diikutsertakan.

Perwakilan dari Desa Burangasi. Foto IST

Burangasi mendapat undangan dari Kemendikbudristek sebagai satu-satunya perwakilan atau delegasi desa di Indonesia, Sehingga untuk Sulawesi Tenggara terdapat dua delegasi yaitu delegasi Desa Burangasi dan delegasi provinsi Sulawesi Tenggara.

Selain Sultra, Provinsi di Indonesia yang diikutsertakan dalam ivent ini adalah Sulawesi Selatan,  Papua Tengah, Papua Barat Daya, Kalimantan Barat, Kaltim, Kalsel, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah.(adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini